Kalau kamu pengguna Claude, mungkin pernah nyadar ada perubahan di tampilan pemilihan model. Yang tadinya "Sonnet 4.5" sekarang jadi "Sonnet 4.6" sebagai pilihan utama. Terus ada label "Adaptif" di atasnya. Banyak yang bingung — apa ini model baru beneran, atau cuma update kecil aja?
Mari kita bahas pelan-pelan.
---
Dulu dan Sekarang
Sebelum Februari 2026, model default di Claude.ai — baik untuk pengguna gratis maupun Pro — adalah Claude Sonnet 4.5. Waktu itu labelnya di aplikasi tertulis "Sonnet 4.5 (diperluas)", di mana kata "diperluas" itu adalah terjemahan dari fitur Extended Thinking.
Nah, pas Sonnet 4.6 resmi dirilis pada 17 Februari 2026, posisi default langsung berpindah. Sonnet 4.6 sekarang yang jadi rekomendasi utama, dan labelnya berubah jadi "Sonnet 4.6 Adaptif".
Kalau kamu buka menu "Pilih model" di aplikasi Claude, kamu akan lihat urutan: Opus 4.7 (butuh Pro), Sonnet 4.6 (default, dicentang), dan Haiku 4.5 (paling cepat). Di bagian bawahnya ada toggle "Pemikiran adaptif" yang bisa dinyalakan atau dimatikan.
---
Jadi Apa Bedanya Extended Thinking vs Adaptive Thinking?
Ini bagian yang sering bikin orang bingung.
Extended Thinking di Sonnet 4.5 itu cara kerjanya manual. Artinya, ada budget token yang ditentukan secara tetap sebelum model mulai "berpikir". Ibarat kamu kasih waktu 10 menit ke seseorang buat mikir jawaban — entah soalnya susah atau mudah, waktunya tetap 10 menit.
Adaptive Thinking di Sonnet 4.6 lebih cerdas dari itu. Model sendiri yang menentukan seberapa dalam ia perlu berpikir tergantung pertanyaannya. Kalau pertanyaannya simpel, ia tidak akan buang waktu. Kalau kompleks, ia akan berpikir lebih panjang. Lebih efisien, dan hasilnya juga lebih relevan.
Menurut saya pribadi, ini perubahan yang cukup signifikan. Soalnya pengguna tidak perlu lagi "mengatur" seberapa dalam model harus berpikir — semuanya sudah otomatis disesuaikan.
---
Perbedaan Teknis yang Perlu Diketahui
Oke, ini bagian yang agak teknis tapi tetap penting buat dipahami:
| Aspek | Sonnet 4.5 | Sonnet 4.6 |
|---|---|---|
| Context Window | 200.000 token | 1.000.000 token (beta) |
| Thinking Mode | Extended (manual) | Adaptive (otomatis) |
| Computer Use | 61,4% (OSWorld) | 72,5% (OSWorld) |
| Harga API | $3 / $15 per 1M token | $3 / $15 per 1M token |
| Status | Masih tersedia | Default & direkomendasikan |
Yang paling mencolok jelas di bagian context window. Dari 200 ribu token naik ke 1 juta token itu bukan upgrade kecil. Artinya kamu bisa masukan dokumen yang jauh lebih panjang, atau percakapan yang lebih panjang tanpa takut "terpotong".
Untuk computer use — ini adalah kemampuan Claude untuk mengoperasikan komputer secara langsung, seperti klik, isi form, navigasi browser — Sonnet 4.6 naik lumayan jauh. Dari 61,4% ke 72,5% di benchmark OSWorld. Pengguna awal bahkan lapor bahwa kemampuannya sudah mendekati level manusia untuk tugas-tugas seperti mengisi form web atau navigasi spreadsheet yang rumit.
---
Terus Sonnet 4.5 Masih Ada?
Iya, masih ada. Anthropic tidak menghapusnya. Buat developer yang sudah mengintegrasikan Sonnet 4.5 ke aplikasi mereka, tidak perlu panik — masih bisa digunakan.
Tapi untuk penggunaan sehari-hari, apalagi lewat aplikasi Claude.ai, Sonnet 4.6 jelas lebih direkomendasikan. Kemampuannya lebih baik di hampir semua aspek, dan harganya pun sama persis. Jadi tidak ada alasan untuk tidak beralih.
---
Pendapat Saya
Kalau boleh jujur, transisi dari Sonnet 4.5 ke 4.6 ini terasa cukup mulus. Tidak ada perubahan dramatis yang bikin pengguna harus belajar ulang sesuatu. Yang berubah adalah "di balik layar" — cara model berpikir jadi lebih pintar dan konteks yang bisa ditangani jadi jauh lebih besar.
Yang menarik, harganya tidak naik. Tetap $3 per 1 juta token input dan $15 per 1 juta token output. Di zaman di mana banyak layanan AI yang terus naik harga, ini cukup mengejutkan.
Satu hal yang menurut saya masih perlu diperhatikan — belum semua pengguna memahami perbedaan antara "Extended Thinking" dan "Adaptive Thinking". Banyak yang mengira itu fitur yang sama, padahal cara kerjanya cukup berbeda. Semoga artikel ini sedikit membantu menjelaskan hal tersebut.
---
Kesimpulan
Singkatnya:
- Sonnet 4.5 = model lama yang masih bagus, tapi sudah bukan default.
- Sonnet 4.6 = upgrade penuh, lebih cerdas, context lebih besar, thinking lebih fleksibel, harga sama.
- Label "diperluas" (dulu) dan "adaptif" (sekarang) merujuk ke fitur thinking yang berbeda cara kerjanya.
Kalau kamu pengguna biasa yang tidak terlalu peduli soal teknis, intinya cukup satu: pakai Sonnet 4.6, karena itu yang terbaik yang bisa kamu akses sekarang — bahkan secara gratis.
---
Terakhir diperbarui: April 2026
đŦ Komentar (0)